Maluku

Maluku

Loncat ke navigasiLoncat ke pencarian Ini adalah artikel tentang provinsi. Untuk artikel mengenai kepulauan, lihat Kepulauan Maluku. Untuk kegunaan lain, lihat Maluku (disambiguasi) Maluku Provinsi di Indonesia Pantai Ora Pantai Ora Bendera Maluku Bendera Lambang resmi Maluku Lambang Semboyan: Siwa Lima ( Saling Memiliki) Peta Peta Negara Indonesia Ibu kota Ambon Jumlah satuan pemerintahan Daftar[tampilkan] Pemerintahan • Gubernur Murad Ismail • Wakil Gubernur Barnabas Orno • Sekretaris Daerah Hamin Bin Thahir • Ketua DPRD Edwin Adrian Huwae Luas • Total 209.235,59 km2 (8,078,631 sq mi) Penduduk (2017)[1] • Total 1.744.654 jiwa • Kepadatan 8,33/km2 (2,160/sq mi) Demografi • Agama Islam 50.61% Kristen Protestan 41.40% Katolik 6.76% Hindu 0,37% Buddha 0,02% Khong Hu Chu 0.01% Lain-lain 0.84% [2] • Suku bangsa Suku Asal Maluku 73,83% (Alif'uru 60%, Lainnya 13,83%) Suku asal Sulawesi 16,20% Jawa 5,20% Bugis 1,66% Suku asal NTT 0,56% Tionghoa 0,30% Lainnya 2,25%[3] • Bahasa Indonesia (resmi) Ambon (dominan) Alune Atiahu Bugis Jawa Melayu Nuaulu Wemale Arab Belanda Portugis Spanyol 140-an lebih bahasa lainnya Zona waktu WIT (UTC+09:00) Kode pos 971xx-976xx Kode area telepon Daftar[tampilkan] ISO 3166 ID-MA Plat kendaraan DE Dasar hukum pendirian Undang-Undang Nomor 20 Tahun 1958, 46 Tahun 1999, dan 40 Tahun 2003 DAU Rp897.657.192.000,00 (2013)[4] Lagu daerah Rasa Sayange, Sarinande, Naik-Naik Ke Puncak Gunung, Burung Kaka Tua, Burung Tantina, Pela e, Huhate, Manise, Kole-Kole, Lembe-Lembe, Ouw Ullath e, Waktu Hujan Sore-Sore, Buka Pintu, Ambon Manise Sayang Kene, Hela Rotang, Hela e Hasa-Hasa, Batu Badaong, Nusaniwe, Ole Sio, Waktu Di Pangku Mama, Tanase, Toki Tifa,Hura-Hura Cincin, Balenggang Patah Tanjung, Gunung Salahutu, Saule, Siwalima Arika, Suda Balayar, Goro-Goro Ne, Nona Manis Siapa Yang Punya, Mande-Mande, Gandong e dll. Flora Anggrek larat Fauna Nuri raja Situs web malukuprov.go.id Maluku adalah sebuah provinsi yang meliputi bagian selatan Kepulauan Maluku, Indonesia. Lintasan sejarah Maluku telah dimulai sejak zaman kerajaan-kerajaan besar di Timur Tengah seperti kerajaan Mesir yang dipimpin Firaun. Bukti bahwa sejarah Maluku adalah yang tertua di Indonesia adalah catatan tablet tanah liat yang ditemukan di Persia, Mesopotamia, dan Mesir menyebutkan adanya negeri dari timur yang sangat kaya, merupakan tanah surga, dengan hasil alam berupa cengkih, emas dan mutiara, daerah itu tak lain dan tak bukan adalah tanah Maluku yang memang merupakan sentra penghasil Pala, Fuli, Cengkih dan Mutiara. Pala dan Fuli dengan mudah didapat dari Banda Kepulauan, Cengkih dengan mudah ditemui di negeri-negeri di Ambon, Pulau-Pulau Lease (Saparua, Haruku & Nusa laut) dan Nusa Ina serta Mutiara dihasilkan dalam jumlah yang cukup besar di Kota Dobo, Kepulauan Aru. Ibu kota Maluku adalah Ambon yang bergelar atau memiliki julukan sebagai Ambon Manise, kota Ambon berdiri di bagian selatan dari Pulau Ambon yaitu di jazirah Leitimur. Ada wacana bahwa Kota Ambon Manise sudah semakin padat, sumpek, dan tidak lagi layak untuk menampung jumlah penduduk yang dari tahun ke tahun meningkat tajam. Ambon yang saat ini merupakan ibu kota Provinsi nantinya akan menjadi kota biasa karena ibu kota direncanakan pindah ke negeri Makariki di Kabupaten Maluku Tengah. Jumlah penduduk provinsi ini tahun 2010 dalam hasil sensus berjumlah 1.533.506 jiwa. Maluku terletak di Indonesia Bagian Timur. Berbatasan langsung dengan Maluku Utara dan Papua Barat di sebelah utara, Laut Maluku, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Tenggara di sebelah barat, Laut Banda, Timor Leste, dan Nusa Tenggara Timur di sebelah selatan serta Laut Aru dan Papua di sebelah timur. Maluku memiliki 2 agama utama yaitu agama Islam yang dianut 50,61% penduduk dan agama Kristen (baik Protestan maupun Katolik) yang dianut 48,4% penduduk.[2] Maluku tercatat dalam ingatan sejarah dunia karena konflik atau tragedi krisis kemanusiaan dan konflik horizontal antara basudara Salam-Sarane atau antara Islam dan Kristen yang lebih dikenal sebagai Tragedi Ambon. Selepas tahun 2002, Maluku berubah wajah menjadi provinsi yang ramah dan damai di Indonesia, untuk itu dunia memberikan suatu tanda penghargaan berupa Gong Perdamaian Dunia yang diletakkan di ACC (Ambon City Centre). Pada tahun 1999 ketika konflik atau tragedi krisis kemanusiaan dan konflik horizontal antara basudara Salam-Sarane atau antara Islam dan Kristen yang lebih dikenal sebagai Tragedi Ambon melanda Maluku, sebagian wilayah Provinsi Maluku dimekarkan menjadi Provinsi Maluku Utara, dengan ibu kota di Sofifi. Namun, karena Kota Sofifi dinilai belum siap menjadi ibu kota maka pusat pemerintahan sementara sampai 2009 berada di Kota Ternate yang berada di Pulau Ternate. Provinsi Maluku dan Maluku Utara membentuk suatu gugus-gugus kepulauan yang terbesar di Indonesia dikenal dengan Kepulauan Maluku dengan lebih dari 4.000 pulau baik pulau besar maupun kecil. Daftar isi 1 Nama 2 Sosial Budaya 2.1 Suku Bangsa 2.2 Bahasa 2.3 Agama 2.4 Sosial Budaya 3 Pemerintahan 3.1 Kabupaten dan Kota 3.2 Daftar Gubernur 3.3 Dewan Perwakilan 4 Perekonomian 4.1 Sumber Daya Hutan 4.2 Potensi Tambang dan Mineral 4.3 Perikanan 4.4 Potensi Perikanan dan Sumber Daya Air Maluku 4.5 Energi 4.6 Pariwisata 4.6.1 Wisata Budaya 5 Komunikasi 5.1 Ambon Cyber City 5.2 Stasiun Televisi Lokal 5.3 Stasiun Televisi Jaringan Kabel (CATV) 5.4 Surat Kabar Harian 5.5 Tabloid/ Koran Mingguan 5.6 Stasiun Radio Lokal 5.7 Media Online 6 Pendidikan 6.1 Perguruan Tinggi[8] 6.1.1 Negeri 6.1.2 Swasta 7 Seni dan Budaya 7.1 Musik 7.2 Tarian 8 Sejarah 8.1 Arkeologi 8.2 Era Portugis dan Spanyol 8.3 Bangsa Belanda 8.4 Perang Dunia II 9 Lihat pula 10 Referensi 11 Pranala luar Nama Pendapat pertama menyatakan kata Maluku berasal dari bahasa Arab yaitu kata Al-Mulk, Al-Mulk berarti sebagai tanah atau pulau atau negeri para raja. Hal ini memang benar karena Maluku sampai sekarang pun terdiri atas negeri-negeri kecil yang lumayan banyak dengan rajanya sendiri-sendiri. Pendapat kedua menyatakan kata Maluku berasal dari bahasa Ternate yaitu kata Moloku atau Moloko, dua kata itu Moloku atau Moloko sama-sama berarti sebagai tanah air. Hal ini tercermin dari perkataan bangsa Ternate pada masa lampau yang menyebutkan bumi Maluku belahan utara sebagai Moloku Kie Raha yang berarti tanah air dengan empat gunung. Keempat gunung yang dimaksud adalah 4 kerajaan atau kesultanan besar dari Maluku Utara yaitu Kesultanan Ternate, Kerajaan Tidore, Bacan, dan Jailolo. Sosial Budaya Suku Bangsa Suku bangsa Maluku didominasi oleh ras suku bangsa Melanesia Pasifik yang masih berkerabat dengan Fiji, Tonga, dan beberapa bangsa kepulauan yang tersebar di kepulauan Samudra Pasifik. Banyak bukti kuat yang merujuk bahwa Maluku memiliki ikatan tradisi dengan bangsa bangsa kepulauan pasifik, seperti bahasa, lagu-lagu daerah, makanan, serta perangkat peralatan rumah tangga dan alat musik khas, contoh: Ukulele (yang terdapat pula dalam tradisi budaya Hawaii). Mereka umumnya memiliki kulit gelap, rambut ikal, kerangka tulang besar dan kuat, serta profil tubuh yang lebih atletis dibanding dengan suku-suku lain di Indonesia, dikarenakan mereka adalah suku kepulauan yang mana aktivitas laut seperti berlayar dan berenang merupakan kegiatan utama bagi kaum pria. Sejak zaman dahulu, banyak di antara mereka yang sudah memiliki darah campuran dengan suku lain yaitu dengan bangsa Eropa (umumnya Belanda dan Portugal) serta Spanyol, kemudian bangsa Arab sudah sangat lazim mengingat daerah ini telah dikuasai bangsa asing selama 2.300 tahun dan melahirkan keturunan keturunan baru, yang mana sudah bukan ras Melanesia murni lagi namun tetap mewarisi dan hidup dengan beradatkan gaya Melanesia-Alifuru. Karena adanya percampuran kebudayaan dan ras dengan orang Eropa dan Arab inilah maka Maluku merupakan satu-satunya wilayah Indonesia yang digolongkan sebagai daerah yang memiliki kaum Mestizo terbesar selain Timor Leste (Timor Leste, sekarang menjadi negara sendiri]]. Bahkan hingga sekarang banyak nama fam/mata ruma di Maluku yang berasal adat bangsa asing seperti Belanda (Van Afflen, Van Room, De Wanna, De Kock, Kniesmeijer, Gaspersz, Ramschie, Payer, Ziljstra, Van der Weden, dan lain-lain) serta Portugal (Da Costa, De Fretes, Que, Carliano, De Souza, De Carvalho, Pareira, Courbois, Frandescolli, dan lain-lain). Ditemukan pula fam/mata ruma keturunan bangsa Spanyol (Oliviera, Diaz, De Jesus, Silvera, Rodriguez, Montefalcon, Mendoza, De Lopez, dan lain-lain) serta fam-fam Arab yang langsung dari Hadramaut (Al-Kaff, Al Chatib, Bachmid, Bakhwereez, Bahasoan, Al-Qadri, Alaydrus, Assegaff, dan lain-lain). Cara penulisan fam orang Ambon/Maluku pun masih mengikuti dan disesuaikan dengan cara pembacaan ejaan asing seperti Rieuwpassa (baca: Riupasa), Nikijuluw (baca: Nikiyulu), Louhenapessy (baca: Lohenapesi), Kallaij (baca: Kalai), dan Akyuwen (baca: Akiwen). Dewasa ini, masyarakat Maluku tidak hanya terdapat di Indonesia saja melainkan tersebar di berbagai negara di dunia. Kebanyakan dari mereka yang hijrah keluar negeri disebabkan olah berbagai alasan. Salah satu sebab yang paling klasik adalah perpindahan besar-besaran masyarakat Maluku ke Eropa pada tahun 1950-an dan menetap di sana hingga sekarang. Alasan lainnya adalah untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik, menuntut ilmu, kawin-mengawin dengan bangsa lain, yang di kemudian hari menetap lalu memiliki generasi-generasi Maluku baru di belahan bumi lain. Para ekspatriat Maluku ini dapat ditemukan dalam komunitas yang cukup besar serta terkonsentrasi di beberapa negara seperti Belanda (yang dianggap sebagai tanah air kedua oleh orang Maluku selain tanah Maluku itu sendiri), Suriname, dan Australia. Komunitas Maluku di wilayah lain di Indonesia dapat ditemui di Medan, Palembang, Bandung, Jabodetabek, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Makassar, Kupang, Manado, Kalimantan Timur, Sorong, dan Jayapura. Bahasa Lihat pula: Daftar bahasa di Maluku Lihat pula: Bahasa Ambon Bahasa yang digunakan di Provinsi Maluku adalah Bahasa Ambon, yang merupakan salah satu dari rumpun bahasa Melayu timur yang dikenal sebagai bahasa dagang atau trade language. Bahasa yang dipakai di Maluku terkhusus di Ambon sedikit banyak telah dipengaruhi oleh bahasa-bahasa asing, bahasa-bahasa bangsa penjelajah yang pernah mendatangi, menyambangi, bahkan menduduki dan menjajah negeri/tanah Maluku pada masa lampau. Bangsa-bangsa itu ialah bangsa Spanyol, Portugis, Arab, dan Belanda. Bahasa Ambon selaku lingua franca di Maluku telah dipahami oleh hampir semua penduduk di wilayah Provinsi Maluku dan umumnya, dipahami juga sedikit-sedikit oleh masyarakat Indonesia Timur lainnya seperti orang Ternate, Manado, Kupang, dll. karena Bahasa Ambon memiliki struktur bahasa yang sangat mirip dengan bahasa-bahasa trade language di wilayah Sulawesi Utara, Maluku Utara, Papua, Papua Barat, serta Nusa Tenggara Timur. Bahasa Indonesia selaku bahasa resmi dan bahasa persatuan di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) digunakan dalam kegiatan-kegiatan publik yang resmi dan formal seperti di kantor-kantor pemerintah dan di sekolah-sekolah serta di tempat-tempat seperti museum, bandara, dan pelabuhan. Maluku merupakan wilayah kepulauan terbesar di seluruh Indonesia, Provinsi Maluku dan Maluku Utara menyusun sebuah big islands yang dinamai Kepulauan Maluku. Banyaknya pulau yang saling terpisah satu dengan yang lainnya, juga mengakibatkan semakin beragamnya bahasa yang dipergunakan di provinsi ini. Beberapa bahasa yang paling umum dipetuturkan di Maluku yaitu: Bahasa Wemale, dipakai penduduk Negeri Piru, Seruawan, Kamarian, dan Rumberu (Kabupaten Seram Bagian Barat). Bahasa Alune, dipakai di wilayah tiga batang air yaitu Tala, Mala, dan Malewa di wilayah Kabupaten Seram Bagian Barat. Bahasa Nuaulu, dituturkan oleh suku Nuaulu di Pulau Seram Selatan yaitu antara Teluk Elpaputi dan Teluk Teluti. Bahasa Atiahu, dipakai oleh tiga negeri yang juga termasuk rumpun Nuaulu yakni Negeri Atiahu, Werinama, dan Batuasa di wilayah Kabupaten Seram Bagian Timur. Bahasa Koa, dituturkan di wilayah pegunungan tengah Pulau Seram yaitu sekitar Manusela dan Gunung Kabauhari. Bahasa Seti dituturkan oleh suku Seti, di Seram Utara dan Teluti Timur, merupakan bahasa dagang di Seram Bagian Timur. Bahasa Gorom merupakan turunan dari bahasa Seti dan dipakai oleh penduduk beretnis atau bersuku Gorom yang berdiam di kabupaten Seram Bagian Timur yang menyebar sampai Kepulauan Watubela dan Maluku Tenggara. Bahasa Tarangan merupakan bahasa pemersatu dan dipakai oleh penduduk wilayah Pulau Aru dengan ibu kota Kab. Dobo Maluku Tenggara. Tiga bahasa yang hampir punah adalah Palamata dan Moksela serta Hukumina. Ratusan bahasa di atas dipersatukan oleh sebuah bahasa pengantar yang telah menjadi lingua franca sejak lama yaitu Bahasa Ambon. Sebelum bangsa-bangsa asing (Arab, Tiongkok, Spanyol, Portohis, Wolanda, dan Inggris) menginjakkan kakinya di Maluku, bahasa-bahasa asli Maluku tersebut sudah hidup setidaknya ribuan tahun dan menjadi bahasa-bahasa dari keluarga atau rumpun paling barat keluarga bahasa-bahasa Pasifik/Melansia (bahasa Papua-Melanesoid) Agama Penduduk Maluku menganut 3 agama utama yaitu Islam sebanyak 50,61%, Kristen Protestan sebanyak 41,40%, dan Katolik sebanyak 6,76% penduduk. Penyebaran agama Islam dilakukan oleh Kesultanan Iha, Saulau, Hitu, dan Hatuhaha serta pedagang Arab yang mengunjungi Maluku. Sementara penyebaran agama Kristen dilakukan oleh misionaris-misionaris dari Portugis, Spanyol, dan Belanda. Tempat ibadah di Provinsi Maluku pada tahun 2013 tercatat yaitu sebagai berikut: Masjid sebanyak hampir 2 ribu buah Gereja sebanyak 2.345 buah Pura sebanyak 10 buah Vihara sebanyak 5 buah. Gereja Protestan Maluku atau biasa dikenal sebagai GPM merupakan organisasi sinode dan pertubuhan gereja terbesar yang ada di Maluku, yang memiliki jemaat gereja di hampir seluruh negeri Sarane di seluruh Maluku. Sosial Budaya Dalam masyarakat Maluku dikenal suatu sistem hubungan sosial yang disebut Pela dan Gandong. Pela dan Gandong merupakan suatu sebutan yang di berikan kepada dua atau lebih negeri yang saling mengangkat/menganggap sebagai saudara satu sama lain. Pela Gandong sendiri merupakan intisari dari kata "Pela" dan "Gandong". Pela adalah suatu ikatan persatuan, sedangkan Gandong mempunyai arti saudara. Pemerintahan Kabupaten dan Kota Artikel utama: Daftar kabupaten dan kota di Maluku No. Kabupaten/kota Pusat pemerintahan Bupati/wali kota Luas wilayah (km2)[5] Jumlah penduduk (2017)[5] Kecamatan Kelurahan/desa Logo Peta lokasi 1 Kabupaten Buru Namlea Ramly Umasugi 4.932,32 130.696 10 -/82 Lambang Kabupaten Buru.png Locator map of Buru Regency in Maluku.png 2 Kabupaten Buru Selatan Namrole Tagop Sudarsono Soulisa 3.780,56 72.993 6 -/79 Lambang Kabupaten Buru Selatan.jpeg Locator map of South Buru Regency in Maluku.png 3 Kabupaten Kepulauan Aru Dobo Johan Gonga 8.152,42 102.272 10 2/117 Lambang Kabupaten Kepulauan Aru.jpg Locator map of Aru Islands Regency in Maluku.png 4 Kabupaten Maluku Barat Daya Tiakur Benyamin Thomas Noach 4.581,06 66.805 17 1/117 Lambang Kabupaten Maluku Barat Daya.png Locator map of Southwest Maluku Regency in Maluku.png 5 Kabupaten Maluku Tengah Masohi Abua Tuasikal 7.953,81 422.065 18 6/186 Lambang Kabupaten Maluku Tengah.gif Locator map of Central Maluku Regency in Maluku.png 6 Kabupaten Maluku Tenggara Langgur Muh. Thaher Hanubun 1.031,81 125.704 11 1/190 Lambang Kabupaten Maluku Tenggara.gif Locator map of Southeast Maluku Regency in Maluku.png 7 Kabupaten Kepulauan Tanimbar Saumlaki Petrus Fatlolon 4.465,79 122.337 10 2/80 Lambang Kabupaten Maluku Tenggara Barat.png Locator map of Tanimbar Islands Regency in Maluku.png 8 Kabupaten Seram Bagian Barat Piru Moh. Yasin Payapo 5.033,38 208.009 11 -/92 Kab seram bagian barat.jpg Locator map of West Seram Regency in Maluku.png 9 Kabupaten Seram Bagian Timur Bula Abdul Mukti Keliobas 6.429,88 131.707 15 -/198 Lambang Kabupaten SBT.png Locator map of East Seram Regency in Maluku.png 10 Kota Ambon - Richard Louhenapessy 298,61 375.760 5 20/30 Lambang Ambon.png Locator map of Ambon City in Maluku.png 11 Kota Tual - Adam Rahayaan 254,39 84.585 5 3/27 Logo kota tual.jpg

Obat Pembesar Payudara

Oris Breast Cream , Obat Pembesar, Pengencang Payudara,  Sumatra : Banda Aceh,Langsa, Lhokseumawe, Sabang, Subulussalam, Binjai, Gunungsitoli, Medan, Padang Sidempuan, Pematangsiantar, Sibolga, Tanjung balai, Tebing Tinggi, Bengkulu, Jambi, Sungai penuh, Dumai, Pekanbaru, Bukittinggi, Padang, Padang Panjang, Pariaman, Payakumbuh, Sawahlunto, Solok, Lubuk linggau, Pagar Alam, Palembang, Prabumulih, Bandar Lampung, Metro, Pangkal pinang, Batam, Tanjung pinang. Jawa : Bandung, Banjar, Batu, Bekasi, Blitar, Bogor, Cilegon, Cimahi, Cirebon, Depok, Jakarta, Jakarta Utara, Jakarta Timur, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Barat, Kediri, Madiun, Magelang, Malang, Mojokerto, Pasuruan, Pekalongan, Probolinggo, Salatiga, Semarang, Serang, Sukabumi, Surabaya, Surakarta, Tasikmalaya, Tangerang, Tangerang Selatan, Tegal, Yogyakarta. Kalimantan : Pontianak, Singkawang, Banjar baru, Banjarmasin, Palangkaraya, Balikpapan, Bontang, Samarinda, TarakanNusa Tenggara, Denpasar, Bima, Mataram, Kupang. Sulawesi : Gorontalo, Makassar, Palopo, Parepare, Baubau, Kendari, Palu, Bitung, Kotamobagu, Manado, Tomohon. Maluku :  Ambon, Tual, Ternate, Tidore Kepulauan. Papua : Jayapura, Sorong. Manokwari. 

Via Kurir dalam  JNE atau POS , Lion Express, 

Obat Pembesar Payudara

Pengencang Payudara & Cegah Kanker Payudara 
Ijin Resmi Badan POM RI : POM NA 181401023444 

RAHASIA PAYUDARA KENCANG & INDAH 7 HARI Sudah "Mulai Terasa Khasiatnya" CEGAH KANKER PAYUDARA

oris-breast-cream


Oris Breast Cream . Hampir setiap wanita ingin memiliki bentuk tubuh yang indah. Salah satu pendukung keindahan bentuk tubuh wanita adalah payudara yang sehat, padat, kencang dan indah. Tetapi 90% wanita kurang memperhatikan kesehatan dan keindahan payudara terutama yang pernah hamil, sehabis menyusui, sehingga tanpa disadari payudara menjadi kendur, layu dan mulai keriput. Penyebabnya adalah akibat menyusutnya kelenjar susu, juga akibat melemahnya jaringan ikat penyangga payudara dan elastisitas kulit payudara yang berkurang. Karena itu sangat penting untuk merawat payudara, kini PT. ABE mempersembahkan produk ORIS (Breast Cream), hadir untuk memberikan solusi yang aman bagi para wanita agar kulit payudara akan menjadi kencang, lebih lembut, sehat dan tampak lebih putih.

Oris Breast up cream mengandung bahan herbal, sangat tepat dipilih untuk memelihara atau membantu memulihkan payudara ke bentuk yang diidamkan oleh setiap wanita, lebih padat dan berbentuk indah.

Fungsi Oris Breast Up Cream: 

  • Membantu mengencangkan payudara dan meningkatkan elastisitas kulit payudara dan juga mencegah payudara kendur
  • Memperbaiki struktur kulit payudara yang rusak dan menjaga kelembutan kulit payudara.
  • Membantu melancarkan peredaran darah Minggu pertama penggunaan ORIS (Breast Cream) akan terasa khasiatnya,ORIS (Breast Cream) tidak hanya mengencangkan tetapi juga membentuk payudara wanita semakin indah.
  • ORIS (Breast Cream) produk herbal yang aman di pergunakan secara terus-menerus dan tidak menyebabkan ketergantungan, tidak memicu kanker payudara seperti produk breast up ilegal yang marak dipasaran
  • (ORIS bahkan bermanfaat untuk mencegah kanker payudara dengan kandungan kulit manggisnya) dan tidak menimbulkan alergi. Kulit payudara akan menjadi : lebih KENCANG, lebih LEMBUT, SEHAT dan tampak lebih PUTIH.


 Apakah Bisa MEMPERBESAR PAYUDARA? 

Secara ilmiah memperbesar payudara HANYA BISA dengan jalan operasi (silicon). Jadi jika ada obat pembesar payudara/ produk HERBAL sejenis yang mengklaim bisa memperbesar payudara dengan alami hal tersebut tidak dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah & biasanya dibuat agar konsumen tertarik membelinya. yang sesungguhnya terjadi adalah, payudara menjadi kencang & terangkat karena jaringan ikat penyangga payudara lebih kuat & kulit payudara menjadi kencang sehingga menimbulkan "efek bentuk yang lebih padat & indah" jadi bukan membesar berkali lipat yang tidak masuk akal.

Kandungan Utama Herbal ORIS Diantaranya :

  1. Ekstrak Umbi Pueraria Mirifica (yang sangat terkenal sebagai herbal pengencang payudara), 
  2. Ekstrak Tomat (buah, daun dan batang), 
  3. Ekstrak buah Lemon, 
  4. Ekstrak Kunyit, 
  5. Ekstrak Lidah Buaya, 
  6. Ekstrak Kulit Manggis, dan herbal lainnya.

ORIS telah lulus uji BPOM RI dengan Ijin No. POM NA18140102344 dengan kata lain tidak mengandung zat berbahaya dan tidak mengandung zat karsinogenik (pemicu kanker) seperti pada obat payudara yang ilegal (tanpa ijin BPOM RI).

Pueraria Mirifica adalah herbal yang terbukti secara ilmiah mampu mengangkat dan mengencangkan payudara yang kendur dan merangsang perkembangan ukuran payudara hingga ukuran potensialnya. Aloe barbaradensis extract adalah aloevera sebagai nutrisi untuk kulit disekitar payudara. Ekstrak kulit manggis sebagai ANTI OKSIDANT pencegah kanker payudara. Jadi pemakai ORIS bukan hanya memiliki payudara yang kencang & indah tapi juga sehat!

Testimonial Konsumen ORIS 

Kesaksian Ibu Siti Nurlaela - 

Palu Saya seorang ibu rumah tangga mempunyai 2 orang putri, saya ingin memberikan testimoni mengenai produk ORIS yang katanya dapat mengencangkan payudara dan dapat mencegah kanker payudara. Karena tertarik dengan manfaat dari produk ORIS saya mencoba menggunakan dan ternyata terbukti pada saat saya menggunakannya. Saya baru memakai 2 tube (2x) terlihat perubahannya tanpa saya sadari, sampai suatu saat suami saya menegur saya mengenai payudara saya yang terlihat montok (kencang). Setelah saya amati dan foto ternyata benar payudara saya ada perubahannya, bentuknya lebih bagus, kencang dari biasanya yang terlihat turun kebawah. Sekarang naik keatas dan tidak turun (seperti bapao), saya cukup bangga mendapatkan produk ini, ternyata saya yang sudah menyusui 2 orang putri masih dapat mempunyai payudara yang indah seperti sewaktu gadis/ sebelum menikah. Untuk para wanita yang sayang terhadap tubuhnya, keluarga dan suami, saya sarankan untuk memakai ORIS. Sehingga kita bisa memberikan kepuasan kepada suami kita. Dengan menggunakan ORIS InsyaAllah dapat membantu masalah rumah tangga kita.

 Kesaksian Ibu Emy Eko Suprapti - Malang

Saya seorang Ibu dengan 4 orang putra, saya sudah mencoba berbagai macam produk ABE dan saya ingin berbagi cerita mengenai produk untuk kecantikan payudara wanita. Karena wanita mana yang tidak ingin payudaranya kembali seperti gadis kembali. Saya mempunyai 4 orang putra yang dimana keempatnya menyusui. Kita bisa melihat bagaimana kondisi payudara sudah menurun. Saya bersyukur sekali ORIS di hadirkan di PT. ABE, awalnya saya sangat ragu sekali karena diluar banyak sekali orang menawarkan produk-produk yang memperindah payudara, tetapi saya bertanya-tanya bagaimana keamanannya??? Pada saat saya ke Jakarta saya 1 kamar dengan group ABE dari Palu dan beliau sudah mencoba produk ORIS. Beliau berusia 60 tahun dan payudaranya sangat bagus sekali, saya jadi sangat tertarik sekali dengan produk ORIS. Padahal waktu itu produk tersebut belum launching dan baru ada samplenya saja. Saya menunggu kapan produk ini keluar dan saya bersyukur saya mulai mencoba ORIS, saya pakai setiap pagi hari sesudah mandi dan sore hari sesudah mandi. Setelah 1 botol pemakaian ORIS sudah terasa sangat bagus payudara saya menjadi halus dan terlihat penuh jadi tidak turun. Dan saya lanjutkan terus pemakaian sampai dengan 2 botol hasilnya sangat bagus, dengan dengan produk ORIS saya sangat yakin karena saya sudah mencobannya sendiri dan juga dalam produk ORIS terdapat extrak kulit manggis yang bermanfaat untuk mencegah kanker payudara, saya sangat bersyukur sekali bertemu dengan ABE dimana produknya sangat luar biasa. 

VIDEO TESTIMONIAL ORIS Ibu Emy berawal mengetahui ORIS saat sekamar dalam 1 hotel dalam sebuah acara product knowledge ABE dengan salah 1 ibu seorang mitra ABE yang sudah berusia 60 tahun yang membuat ibu Emy kagum adalah ibu tersebut walaupun sudah berusia 60 tahun tapi masih memiliki bentuk payudara yang bagus sekali yang setelah ditanya oleh ibu Emy ternyata memakai ORIS, lihat videonya dibawah ini :


Cara Pemakaian ORIS Di gunakan pada pagi dan sore hari setelah mandi, ambil secukupnya kemudian oleskan secara merata, pijatlah payudara dengan Oris Breast Up Cream dari arah luar kedalam, jika ingin hasil yang maxsimal setelah di pijat berbaringlah 5-10 menit. Jika ingin dibersihkan tunggulah sekitar 30 menit setelah pemakaian. 1 box ORIS normalnya bisa untuk 2-3 minggu pemakaian pagi & sore (tergantung luas bidang payudara & pemakaian)



Harga PROMO : Rp.260.000,-/Box 
Isi 20 ml, dimensi kotak kemasan : 6 x 6 x 6 cm 

* Tidak untuk ibu hamil & menyusui, sebab ibu hamil & bayi umumnya sensitif dengan aroma tertentu.

Layanan Pengiriman untuk  kota - kota di Indonesia 

Artikel Terkait : Tentang Obat Pengencang Payudara

  • Sumatra : Banda Aceh,Langsa,Lhokseumawe, Sabang, Subulussalam, Binjai, Gunungsitoli, Medan, Padang Sidempuan, Pematangsiantar, Sibolga, Tanjung balai, Tebing Tinggi, Bengkulu, Jambi, Sungai penuh, Dumai, Pekanbaru, Bukittinggi, Padang, Padang Panjang, Pariaman, Payakumbuh, Sawahlunto, Solok, Lubuk linggau, Pagar Alam, Palembang, Prabumulih, Bandar Lampung, Metro, Pangkal pinang, Batam, Tanjung pinang
  • Jawa : Bandung, Banjar, Batu, Bekasi, Blitar, Bogor, Cilegon, Cimahi, Cirebon, Depok, Jakarta, Jakarta Utara, Jakarta Timur, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Barat, Kediri, Madiun, Magelang, Malang, Mojokerto, Pasuruan, Pekalongan, Probolinggo, Salatiga, Semarang, Serang, Sukabumi, Surabaya, Surakarta, Tasikmalaya, Tangerang, Tangerang Selatan, Tegal, Yogyakarta
  • Kalimantan : Pontianak, Singkawang, Banjar baru, Banjarmasin, Palangkaraya, Balikpapan, Bontang, Samarinda, Tarakan
  • Nusa Tenggara, Denpasar, Bima, Mataram, Kupang
  • Sulawesi : Gorontalo, Makassar, Palopo, Parepare, Baubau, Kendari, Palu, Bitung, Kotamobagu, Manado, Tomohon
  • Maluku :  Ambon, Tual, Ternate, Tidore Kepulauan
  • Papua : Jayapura, Sorong. Manokwari. 

Cream Pengencang Payudara

Oris Breast Cream , Obat Pembesar, Pengencang Payudara,  Sumatra : Banda Aceh,Langsa, Lhokseumawe, Sabang, Subulussalam, Binjai, Gunungsitoli, Medan, Padang Sidempuan, Pematangsiantar, Sibolga, Tanjung balai, Tebing Tinggi, Bengkulu, Jambi, Sungai penuh, Dumai, Pekanbaru, Bukittinggi, Padang, Padang Panjang, Pariaman, Payakumbuh, Sawahlunto, Solok, Lubuk linggau, Pagar Alam, Palembang, Prabumulih, Bandar Lampung, Metro, Pangkal pinang, Batam, Tanjung pinang. Jawa : Bandung, Banjar, Batu, Bekasi, Blitar, Bogor, Cilegon, Cimahi, Cirebon, Depok, Jakarta, Jakarta Utara, Jakarta Timur, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Barat, Kediri, Madiun, Magelang, Malang, Mojokerto, Pasuruan, Pekalongan, Probolinggo, Salatiga, Semarang, Serang, Sukabumi, Surabaya, Surakarta, Tasikmalaya, Tangerang, Tangerang Selatan, Tegal, Yogyakarta. Kalimantan : Pontianak, Singkawang, Banjar baru, Banjarmasin, Palangkaraya, Balikpapan, Bontang, Samarinda, TarakanNusa Tenggara, Denpasar, Bima, Mataram, Kupang. Sulawesi : Gorontalo, Makassar, Palopo, Parepare, Baubau, Kendari, Palu, Bitung, Kotamobagu, Manado, Tomohon. Maluku :  Ambon, Tual, Ternate, Tidore Kepulauan. Papua : Jayapura, Sorong. Manokwari. 

Via Kurir dalam  JNE atau POS , Lion Express, 

Cream Pengencang Payudara

Pengencang Payudara & Cegah Kanker Payudara 
Ijin Resmi Badan POM RI : POM NA 181401023444 

RAHASIA PAYUDARA KENCANG & INDAH 7 HARI Sudah "Mulai Terasa Khasiatnya" CEGAH KANKER PAYUDARA

oris-breast-cream


Oris Breast Cream . Hampir setiap wanita ingin memiliki bentuk tubuh yang indah. Salah satu pendukung keindahan bentuk tubuh wanita adalah payudara yang sehat, padat, kencang dan indah. Tetapi 90% wanita kurang memperhatikan kesehatan dan keindahan payudara terutama yang pernah hamil, sehabis menyusui, sehingga tanpa disadari payudara menjadi kendur, layu dan mulai keriput. Penyebabnya adalah akibat menyusutnya kelenjar susu, juga akibat melemahnya jaringan ikat penyangga payudara dan elastisitas kulit payudara yang berkurang. Karena itu sangat penting untuk merawat payudara, kini PT. ABE mempersembahkan produk ORIS (Breast Cream), hadir untuk memberikan solusi yang aman bagi para wanita agar kulit payudara akan menjadi kencang, lebih lembut, sehat dan tampak lebih putih.

Oris Breast up cream mengandung bahan herbal, sangat tepat dipilih untuk memelihara atau membantu memulihkan payudara ke bentuk yang diidamkan oleh setiap wanita, lebih padat dan berbentuk indah.

Fungsi Oris Breast Up Cream: 

  • Membantu mengencangkan payudara dan meningkatkan elastisitas kulit payudara dan juga mencegah payudara kendur
  • Memperbaiki struktur kulit payudara yang rusak dan menjaga kelembutan kulit payudara.
  • Membantu melancarkan peredaran darah Minggu pertama penggunaan ORIS (Breast Cream) akan terasa khasiatnya,ORIS (Breast Cream) tidak hanya mengencangkan tetapi juga membentuk payudara wanita semakin indah.
  • ORIS (Breast Cream) produk herbal yang aman di pergunakan secara terus-menerus dan tidak menyebabkan ketergantungan, tidak memicu kanker payudara seperti produk breast up ilegal yang marak dipasaran
  • (ORIS bahkan bermanfaat untuk mencegah kanker payudara dengan kandungan kulit manggisnya) dan tidak menimbulkan alergi. Kulit payudara akan menjadi : lebih KENCANG, lebih LEMBUT, SEHAT dan tampak lebih PUTIH.


 Apakah Bisa MEMPERBESAR PAYUDARA? 

Secara ilmiah memperbesar payudara HANYA BISA dengan jalan operasi (silicon). Jadi jika ada obat pembesar payudara/ produk HERBAL sejenis yang mengklaim bisa memperbesar payudara dengan alami hal tersebut tidak dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah & biasanya dibuat agar konsumen tertarik membelinya. yang sesungguhnya terjadi adalah, payudara menjadi kencang & terangkat karena jaringan ikat penyangga payudara lebih kuat & kulit payudara menjadi kencang sehingga menimbulkan "efek bentuk yang lebih padat & indah" jadi bukan membesar berkali lipat yang tidak masuk akal.

Kandungan Utama Herbal ORIS Diantaranya :

  1. Ekstrak Umbi Pueraria Mirifica (yang sangat terkenal sebagai herbal pengencang payudara), 
  2. Ekstrak Tomat (buah, daun dan batang), 
  3. Ekstrak buah Lemon, 
  4. Ekstrak Kunyit, 
  5. Ekstrak Lidah Buaya, 
  6. Ekstrak Kulit Manggis, dan herbal lainnya.

ORIS telah lulus uji BPOM RI dengan Ijin No. POM NA18140102344 dengan kata lain tidak mengandung zat berbahaya dan tidak mengandung zat karsinogenik (pemicu kanker) seperti pada obat payudara yang ilegal (tanpa ijin BPOM RI).

Pueraria Mirifica adalah herbal yang terbukti secara ilmiah mampu mengangkat dan mengencangkan payudara yang kendur dan merangsang perkembangan ukuran payudara hingga ukuran potensialnya. Aloe barbaradensis extract adalah aloevera sebagai nutrisi untuk kulit disekitar payudara. Ekstrak kulit manggis sebagai ANTI OKSIDANT pencegah kanker payudara. Jadi pemakai ORIS bukan hanya memiliki payudara yang kencang & indah tapi juga sehat!

Testimonial Konsumen ORIS 

Kesaksian Ibu Siti Nurlaela - 

Palu Saya seorang ibu rumah tangga mempunyai 2 orang putri, saya ingin memberikan testimoni mengenai produk ORIS yang katanya dapat mengencangkan payudara dan dapat mencegah kanker payudara. Karena tertarik dengan manfaat dari produk ORIS saya mencoba menggunakan dan ternyata terbukti pada saat saya menggunakannya. Saya baru memakai 2 tube (2x) terlihat perubahannya tanpa saya sadari, sampai suatu saat suami saya menegur saya mengenai payudara saya yang terlihat montok (kencang). Setelah saya amati dan foto ternyata benar payudara saya ada perubahannya, bentuknya lebih bagus, kencang dari biasanya yang terlihat turun kebawah. Sekarang naik keatas dan tidak turun (seperti bapao), saya cukup bangga mendapatkan produk ini, ternyata saya yang sudah menyusui 2 orang putri masih dapat mempunyai payudara yang indah seperti sewaktu gadis/ sebelum menikah. Untuk para wanita yang sayang terhadap tubuhnya, keluarga dan suami, saya sarankan untuk memakai ORIS. Sehingga kita bisa memberikan kepuasan kepada suami kita. Dengan menggunakan ORIS InsyaAllah dapat membantu masalah rumah tangga kita.

 Kesaksian Ibu Emy Eko Suprapti - Malang

Saya seorang Ibu dengan 4 orang putra, saya sudah mencoba berbagai macam produk ABE dan saya ingin berbagi cerita mengenai produk untuk kecantikan payudara wanita. Karena wanita mana yang tidak ingin payudaranya kembali seperti gadis kembali. Saya mempunyai 4 orang putra yang dimana keempatnya menyusui. Kita bisa melihat bagaimana kondisi payudara sudah menurun. Saya bersyukur sekali ORIS di hadirkan di PT. ABE, awalnya saya sangat ragu sekali karena diluar banyak sekali orang menawarkan produk-produk yang memperindah payudara, tetapi saya bertanya-tanya bagaimana keamanannya??? Pada saat saya ke Jakarta saya 1 kamar dengan group ABE dari Palu dan beliau sudah mencoba produk ORIS. Beliau berusia 60 tahun dan payudaranya sangat bagus sekali, saya jadi sangat tertarik sekali dengan produk ORIS. Padahal waktu itu produk tersebut belum launching dan baru ada samplenya saja. Saya menunggu kapan produk ini keluar dan saya bersyukur saya mulai mencoba ORIS, saya pakai setiap pagi hari sesudah mandi dan sore hari sesudah mandi. Setelah 1 botol pemakaian ORIS sudah terasa sangat bagus payudara saya menjadi halus dan terlihat penuh jadi tidak turun. Dan saya lanjutkan terus pemakaian sampai dengan 2 botol hasilnya sangat bagus, dengan dengan produk ORIS saya sangat yakin karena saya sudah mencobannya sendiri dan juga dalam produk ORIS terdapat extrak kulit manggis yang bermanfaat untuk mencegah kanker payudara, saya sangat bersyukur sekali bertemu dengan ABE dimana produknya sangat luar biasa. 

VIDEO TESTIMONIAL ORIS Ibu Emy berawal mengetahui ORIS saat sekamar dalam 1 hotel dalam sebuah acara product knowledge ABE dengan salah 1 ibu seorang mitra ABE yang sudah berusia 60 tahun yang membuat ibu Emy kagum adalah ibu tersebut walaupun sudah berusia 60 tahun tapi masih memiliki bentuk payudara yang bagus sekali yang setelah ditanya oleh ibu Emy ternyata memakai ORIS, lihat videonya dibawah ini :


Cara Pemakaian ORIS Di gunakan pada pagi dan sore hari setelah mandi, ambil secukupnya kemudian oleskan secara merata, pijatlah payudara dengan Oris Breast Up Cream dari arah luar kedalam, jika ingin hasil yang maxsimal setelah di pijat berbaringlah 5-10 menit. Jika ingin dibersihkan tunggulah sekitar 30 menit setelah pemakaian. 1 box ORIS normalnya bisa untuk 2-3 minggu pemakaian pagi & sore (tergantung luas bidang payudara & pemakaian)



Harga PROMO : Rp.260.000,-/Box 
Isi 20 ml, dimensi kotak kemasan : 6 x 6 x 6 cm 

* Tidak untuk ibu hamil & menyusui, sebab ibu hamil & bayi umumnya sensitif dengan aroma tertentu.

Layanan Pengiriman untuk  kota - kota di Indonesia 

Artikel Terkait : Tentang Obat Pengencang Payudara

  • Sumatra : Banda Aceh,Langsa,Lhokseumawe, Sabang, Subulussalam, Binjai, Gunungsitoli, Medan, Padang Sidempuan, Pematangsiantar, Sibolga, Tanjung balai, Tebing Tinggi, Bengkulu, Jambi, Sungai penuh, Dumai, Pekanbaru, Bukittinggi, Padang, Padang Panjang, Pariaman, Payakumbuh, Sawahlunto, Solok, Lubuk linggau, Pagar Alam, Palembang, Prabumulih, Bandar Lampung, Metro, Pangkal pinang, Batam, Tanjung pinang
  • Jawa : Bandung, Banjar, Batu, Bekasi, Blitar, Bogor, Cilegon, Cimahi, Cirebon, Depok, Jakarta, Jakarta Utara, Jakarta Timur, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Barat, Kediri, Madiun, Magelang, Malang, Mojokerto, Pasuruan, Pekalongan, Probolinggo, Salatiga, Semarang, Serang, Sukabumi, Surabaya, Surakarta, Tasikmalaya, Tangerang, Tangerang Selatan, Tegal, Yogyakarta
  • Kalimantan : Pontianak, Singkawang, Banjar baru, Banjarmasin, Palangkaraya, Balikpapan, Bontang, Samarinda, Tarakan
  • Nusa Tenggara, Denpasar, Bima, Mataram, Kupang
  • Sulawesi : Gorontalo, Makassar, Palopo, Parepare, Baubau, Kendari, Palu, Bitung, Kotamobagu, Manado, Tomohon
  • Maluku :  Ambon, Tual, Ternate, Tidore Kepulauan
  • Papua : Jayapura, Sorong. Manokwari. 

Kota Ambon

Kota Ambon di Indonesia Lokasi Kota Ambon di Provinsi Maluku Berikut adalah Daftar kecamatan dan kelurahan/desa di Kota Ambon, Provinsi Maluku, Indonesia, beserta informasi kependudukan, luas wilayah, Kodepos, dan kode BPS-nya. Kota Ambon adalah kota terbesar ke-38 di Indonesia dengan penduduk sebanyak 427.934 jiwa pada 2016[1] dan kota dengan luas wilayah terbesar ke-21 dengan luas wilayah daratan 359,45 km².[2] Karena kota merupakan bagian dari Provinsi Maluku, sebagian desa disebut dengan istilah negeri.

kota-ambon


Kota Ambon atau Ambong dalam bahasa setempat[4] (diucapkan sebagai ['ʔamboːɳ]) adalah ibu kota dan kota terbesar dari Provinsi Maluku. Kota yang berdiri di selatan Pulau Ambon ini[5] berawal dari pendirian sebuah benteng yang senantiasa menjadi pusat pertumbuhan kota.[6] Kota ini didirikan oleh bangsa Portugis yang menamainya dengan istilah Nossa Senhora da Anunciada.[c 1] Sejak zaman VOC dan Belanda, kota ini berkembang cepat sebagai pusat pembudidayaan dan perdagangan rempah[7][8] dan salah satu kota penting di Nusantara hingga sekarang berkedudukan sebagai ibu kota provinsi.[9] Kini, kota ini berkedudukan sebagai kota yang dikepalai oleh wali kota[10] dengan dewan perwakilan rakyat setempat sebagai penyelenggara bersamanya.[11]

Kota Ambon merupakan pusat pelabuhan, pariwisata, dan pendidikan bagi wilayah Kepulauan Maluku.[12][c 2] Dari antara beberapa pelabuhan di kota, Pelabuhan Yos Sudarso di kota ini menjadi pelabuhan utama kota dan provinsi.[13] Kota disebut sebagai pusat pariwisata karena menawarkan beragam jenis wisata, mulai dari alam, budaya, bahari, hingga kuliner.[14] Keberadaan Ambon sebagai pusat pendidikan bisa dilihat dari penyelenggaraan pesta pendidikan,[15] rata-rata lama sekolah yang tinggi, dan ketersediaan sarana dan prasarana pendidikan sejak zaman penjajahan.[16] Kota ini pun memiliki PDRB terbesar dan PDRB per kapita tertinggi di Maluku. Selain menyandang gelar sebagai kota musik Indonesia,[17][18] Ambon merupakan kota pertama di Asia Tenggara yang dianguerahi sebagai Kota Musik Dunia oleh UNESCO.[19]

Penduduk Ambon dapat dikatakan unik karena Ambon merupakan kota yang majemuk karena memiliki rakyat dari berbagai suku bangsa, agama, dan ras.[20] Mayoritas masyarakat Ambon berasal dari suku Ambon, suku setempat. Meskipun demikian, persatuan keberagaman ini pernah diguncang oleh beberapa pertikaian politik yang menimbulkan kerusuhan besar dengan mengikusertakan agama seperti pada 1999.[21][22][c 3] Pada tahun 2016, Ambon memiliki perkiraan penduduk sebesar 427.934 jiwa[23] dan hal ini menjadikan Ambon kota terbesar di provinsi dengan sumbangan penduduk sebesar 24,9% di provinsi. Menurut Sensus Penduduk 2010, 92,4% masyarakat kota tinggal di kawasan perkotaan, sedangkan sisanya di kawasan perdesaan.[24]

Ambon memiliki beragam peninggalan sejarah, mulai dari masa megalitik hingga Jepang di delapan desanya yang masih terpelihara dengan baik.[25] Peninggalan-peninggalan tersebut beragam, mulai dari pangkalan militer peniggalan Jepang,[26] masjid jami kota,[27] hingga bom peninggalan Perang Dunia II.[28] Kota ini pun memiliki banyak peninggalan Belanda dan Portugis karena Ambon kaya akan pala dan cengkih yang didambakan orang Eropa pada masa lalu.[29] Pada umumnya, peninggalan bangsa Eropa di Pulau Ambon berupa benteng.[30]


 Daftar isi 1 Kecamatan 2 Desa, kelurahan, dan negeri 3 Lihat pula 4 Referensi 5 Pranala luar Kecamatan Kota Ambon terdiri dari 5 kecamatan, 20 kelurahan, 20 negeri (setingkat desa), dan 10 desa. Pada tahun 2017, jumlah penduduknya mencapai 375.760 jiwa dengan luas wilayah 298,61 km² dan sebaran penduduk 1.258 jiwa/km². Kode Wilayah Kota Ambon adalah 81.71.[3][4][5] Daftar kecamatan dan kelurahan di Kota Ambon, adalah sebagai berikut: Kode Wilayah Nama Kecamatan Ibu kota Jumlah Daftar Kelurahan, Negeri, dan Desa Kelurahan Negeri Desa 81.71.01 Nusaniwe Amahusu 8 5 - lbs Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Maluku Negeri LatuhalatSeilaleNusaniweAmahusuUrimessing Kelurahan NusaniweBentengWainituKudamatiMangga DuaUrimessingWaihaongSilale 81.71.02 Sirimau Karang Panjang 10 3 1 lbs Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Maluku Negeri dan Desa Batu MerahHative KecilSoyaGalala Kelurahan AhusenAmanteluBatu GajahBatu MejaHonipopuKarang PanjangPandan KasturiRijaliUritetuWaihoka 81.71.03 Baguala Passo 1 2 4 lbs Kecamatan Baguala, Kota Ambon, Maluku Negeri dan Desa HalongPassoLattaNaniaNegeri LamaWaiheru Kelurahan Lateri 81.71.04 Teluk Ambon Wayame 1 2 5 lbs Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon, Maluku Negeri dan Desa Hative BesarLahaPokaRumah TigaTawiriHunuth/Durian PatahWayame Kelurahan Tihu 81.71.05 Leitimur Selatan Leahari - 8 - lbs Kecamatan Leitimur Selatan, Kota Ambon, Maluku Negeri EmaHatalaiHutumuryHukurilaKilangLeahariNakuRutong

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *